Senin, 17 Desember 2018

TEORI PERCABANGAN DI PROGRAM JAVA


TEORI PERCABANGAN DI PROGRAM JAVA

Percabangan adalah suatu pilihan atau opsi dimana terdapat kondisi tertentu yang harus dipenuhi oleh proogram untuk menjalankan suatu perintah, jika kondisi atau syarat itu terpenuhi maka program akan menjalankan perintahnya tetapi jika tidak maka program tidak akan menjalanakan perintahnya atau melewatinya dan melihat kondisi lainnya untuk dijlankan atau berhenti sama sekali. Percabangan ini memang akan rumit bagi anda yang beru belajar programing, tetapi sebenarnya ini tidak susah dan merupakan dasar dasar pemrograman. Adapaun di dalam bahasa pemrograman java, kita mengenal ada 4 buah jenis percabangan yang dapat dibedakan berdasarkan jenisnya yaitu if, else if, if else dan terakhir adalah switch case. Tentunya keempat jenis percabangan ini memiliki ketentuan dan caranya masing masing serta cara pemakaian yang berbeda satu dengan lainnya, meskipun mirip.

  •     If

Percabangan if ini akan digunakan pada satu kondisi atau satu perintah berdasarkan satu persyaratan tertentu yang akan dijalankan program ketika kondisi atau syarat terpenuhi tetapi jika tidak maka akan diabaikan. If ini merupakan percabangan dengan statement atau kondisi yang sifatnya tunggul atau satu. Artinya ketika dia sampai pada titik itu, dia akan melihat apakah kondisi terpenuhi, jika tidak, maka dia akan mengabaikannya, jika ya, maka akan dijalankan secara otomatis. Contoh berikut ini
Public static void main(String {} args) {
                                                int x = 3;
int y = 5;
if ( x < y ) {
System.out.println (“Program dijalankan”)
                                }
}
Nah, kira kira seperti itu. Dari contoh diatas kita melihat sendiri bahwa x adalah 3 dan y adalah 5 dan if atau jika x lebih kecil dari y (lihat tanda lebih kecil dalam bagian if ( x < y ) ) maka program harus menuliskan Program dijalankan. Dari contoh itu kita melihat sendiri bahwa syarat ( x < y ) ini dipenuhi, sebab memang x lebih kecil dari y, maka perintah untuk mencetak atua print (“Program dijalankan”) akan dilakukan. Tetapi jika tidak, maka perintah System.out.println (“Program dijalankan”) tidak dijalankan.

  •   If else

Ini digunakan untuk percabangan dalam konteks kondisi atau persyaratan ganda. Contohnya dari satu kondisi yang tidak terpenuhi, maka dia akan secara otomatis menjalankan yang kedua atau perintah kedua tanpa harus mengkoreksi benar atau salah. Contoh seperti ini
Public static void main(String {} args) {
                                           int x = 3;
int y = 5;
if ( x > y ) {
System.out.println (“Program tidak dijalankan”)
                else
System.out.println (“Program menjalankan perintah kedua”)
                                }
}
Nah dari contoh itu kita melihat bahwa pernyataan pertama tidak terpenuhi bukan ? sebab x tidak lebih besar dari Y atau 3 tidak lebih besar dari 5 dan disana tandanya adalah lebih besar, maka otomatis si program akan menjalanakan yang kedua atau perintah kedua secara otomatis tanpa syarat, atau syaratnya jika ifnya salah, maka elsenya yang dijalanakan. Demikian sebaliknya, jika if nya benar, maka program tidak akan melihat elsenya.

  •       Else if

Ini adalah percabangan yang bisa digunakan untuk banyak kondisi atau persyaratan dengan perintah yang juga tentunya banyak. Contohnya untuk kasus pemberian predikat nilai dari siswa siswi. Katakanlah ada score dari 0 – 100 dan predikat dari E sampai terbaik adalah A, maka dapat menggunakan percabangan ini. programnya seperti ini

package tugasbesar;
Public static void main(String {} args) {
                                                int nilai = ;
if (nilai <= 20)
        System.out.println(“Predikat Anda E”);
                    else if(nilai <= 40)
        System.out.println(“Predikat Anda D”);
                    else if(nilai <= 60)
        System.out.println(“Predikat Anda C”);
                    else if(nilai <= 80)
        System.out.println(“Predikat Anda B”);
                    else if(nilai <= 100)
        System.out.println(“Predikat Anda A”);

Kira kira seperti itu, nah program akan mencari statement yang paling mendekati, jika ada satu kondisi yang terpenuhi, maka dia akan menjalankan perintah dari kondisi yang benar itu tanpa menjalankan if yang lainnya. Contohnya kita bisa kasih nilainya adalah 80, maka dia akan mendapatkan predikat b, sebab b lah yang paling benar. Dan level dari score dan predikat ini akan terpisah satu sama lainnya.
·         
  • Switch case

Ini adalah pecabangan yang sangat mirip dengan else if.
import java.util.Scanner;
public class coba {
    public static void main(String[] args) {
        Scanner input = new Scanner(System.in);
        System.out.println(“==========================”);
        System.out.println(” Program untuk menghitung luas”);
        System.out.println(“==========================”);
        System.out.println(“1. Hitung Luas persegi panjang”);
        System.out.println(“2. Hitung Luas segitiga”);
        System.out.println(“3. Hitung Luas lingkaran”);
        System.out.println(“”);
        System.out.println(“ketik angka untuk memilih”);
        System.out.print(“Pilih luas : “);
        int pilih = input.nextInt();
        System.out.println(“==========================”);
        switch (pilih) {
            case 1:
                System.out.print(“Masukan Panjangnya : “);
                int d = input.nextInt();
                System.out.print(“Masukan Lebarnya : “);
                int e = input.nextInt();
                int z = d * e;
                System.out.println(“”);
                System.out.println(“==========================”);
                System.out.println(“Luas Persegi panjang = ” + z);
                break;
            case 2:
                System.out.print(“Masukan Alas : “);
                double f = input.nextInt();
                System.out.print(“Masukan Tinggi : “);
                double g = input.nextInt();
                double y = (f * g) / 2;
                System.out.println(“==========================”);
                System.out.println(“”);
                System.out.println(“Luas Segitiga = ” + y);
                break;
            case 3:
                System.out.print(“Masukan jari-jari : “);
                f = input.nextInt();
                y = f * f * 22 / 7;
                System.out.println(“”);
                System.out.println(“==========================”);
                System.out.println(“Luas Lingkaran = ” + y);
                break;
        }
    }
}
Dari contoh diatas kita akan melihat, jika program di running, maka program akan meminta user memasikan nomor 1 – 3 untuk melanjutkan program, jika penguna atau user memasukan nomor 2, maka kondisi kedua yang terpenuhi dan akan dijalankan perintah dari case 2 dan yang lainnya diabaikan. Demikian juga ketika user menggunakan atau memasukan angka 1, maka program akan menjalanakan perintah 1 sebab kondisi 1 yang terpenuhi.

Read More ->>

CONTOH SISTEM INFORMASI



DIBAGI MENJADI 3 JENIS:
1.      Knowledge Work System
Jenis sistem infomasi yang memuat berbagai informasi terbaru mengenai ilmi pengetahuan yang dapat diakses oleh semua pengguna berguna untuk memecahkan masalah.
·         Contoh dalam kehidupan sehari-hari yaitu penggunaan perpustakaan online
yang berguna untuk semua pengguna mengakses dalam pencarian data informasi yang dibutuhkan oleh sipengguna dengan cepat.

2.      Transaction Processing System
Jenis system informasi  yang biasa dipakai dalam organisasi/instansi  dalam melakukan kegiatan/operasional secara rutin.
·         Contohnya dalam dalam kehidupan sehari-hari yaitu Perbankan
telah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui Internet Banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening. Bahkan penarikan uang, pengecekan saldo hingga transfer antar bank melalui mesin ATM juga merupakan pemanfaatan Sistem Informasi dalam bidang perbankan.

3.      Office Automation System
Sistem informasi yang menggabungkan beberapa peralatan IT dalam suatu jaringan dalam server yang bertujuan memberikan efisiensi dalam komunikasi.
·         Contohnya dalam kehidupan sehari-hari yaitu Sistem pembelajaran terus mengalami perkembangan seiring perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari, makalah Sistem Informasi dan Komunikasi sering dijumpai kombinasi Sistem audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (e-learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik.

Manfaat Sistem Informasi:
1.      Meningkatkan ekstabilitas data yg tersaji secara tepat wajtu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
2.      Menjamin terjadinya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
3.      Mengembangkan proses perencanaan yg efektif.
4.      Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.
5.      Menetapkan investasi yg akan diarahkan pd sistem informasi.
6.      Mengantisipasi dan memahami konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
7.      Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.

Read More ->>

Kontributor

Diberdayakan oleh Blogger.