Senin, 17 Desember 2018

CONTOH SISTEM INFORMASI



DIBAGI MENJADI 3 JENIS:
1.      Knowledge Work System
Jenis sistem infomasi yang memuat berbagai informasi terbaru mengenai ilmi pengetahuan yang dapat diakses oleh semua pengguna berguna untuk memecahkan masalah.
·         Contoh dalam kehidupan sehari-hari yaitu penggunaan perpustakaan online
yang berguna untuk semua pengguna mengakses dalam pencarian data informasi yang dibutuhkan oleh sipengguna dengan cepat.

2.      Transaction Processing System
Jenis system informasi  yang biasa dipakai dalam organisasi/instansi  dalam melakukan kegiatan/operasional secara rutin.
·         Contohnya dalam dalam kehidupan sehari-hari yaitu Perbankan
telah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui Internet Banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening. Bahkan penarikan uang, pengecekan saldo hingga transfer antar bank melalui mesin ATM juga merupakan pemanfaatan Sistem Informasi dalam bidang perbankan.

3.      Office Automation System
Sistem informasi yang menggabungkan beberapa peralatan IT dalam suatu jaringan dalam server yang bertujuan memberikan efisiensi dalam komunikasi.
·         Contohnya dalam kehidupan sehari-hari yaitu Sistem pembelajaran terus mengalami perkembangan seiring perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari, makalah Sistem Informasi dan Komunikasi sering dijumpai kombinasi Sistem audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (e-learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik.

Manfaat Sistem Informasi:
1.      Meningkatkan ekstabilitas data yg tersaji secara tepat wajtu dan akurat bagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
2.      Menjamin terjadinya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis.
3.      Mengembangkan proses perencanaan yg efektif.
4.      Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.
5.      Menetapkan investasi yg akan diarahkan pd sistem informasi.
6.      Mengantisipasi dan memahami konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
7.      Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem.

0 komentar:

Posting Komentar

Kontributor

Diberdayakan oleh Blogger.